|
Serangan virus April 2003 3 Mei 2003
SARS menyerang PC ??
Bulan April mungkin merupakan bulan yang paling tenang dari
pada bulan-bulan yang lalu di tahun 2003. Selama 1 (satu) bulan penuh tidak
ada satupun virus yang ditemukan sifatnya ganas dan menyebar dengan cepat.
Meskipun ada beberapa virus yang sempat dipantau oleh VAKSIN.COM.
Virus-virus tersebut sampai akhir bulan April 2003 tidak menampakkan
aktivitas yang mengkuatirkan. Mengapa hal ini terjadi? Apakah pada bulan Mei
2003 ini akan timbul sebuah virus yang sangat ganas? Kita hanya bisa
menunggu sambil waspada ! Ada juga yang berpendapat, berkurangnya aktivitas
para pembuat virus dikarenakan adanya perang antara Amerika melawan Irak.
Kita tahu bahwa Amerika Serikat telah menyebarkan seluruh kekuatan
elektroniknya pada perang Teluk II tersebut. Dengan kekuatan yang sedemikian
rupa, mungkin para pembuat virus agak takut juga, dan menahan diri agar
jejak mereka tidak diketahui.
Mungkin yang dapat disebut sebagai sesuatu yang mengembirakan
adalah tidak adanya laporan menyatakan bahwa virus CIH dan Loveletter
menyerang secara massal. Jadi bisa dapat dikatakan bahwa dunia pada umumnya,
dan Indonesia pada khususnya sudah bebas dari ancaman virus CIH dan
LoveLetter. Tidak seperti kejadian pada tahun-tahun pertama kalinya
virus-virus ditemukan yang menyerang harddisk sehingga menyebabkan banyak
sekali kerugian. Kita mungkin masih ingat bagaimana dengan cepatnya virus
CIH menyerang dan merusak sebuah harddisk pada setiap tanggal 26 April.
Untuk bulan April 2003 ini ada beberapa virus yang mungkin
bisa menjadi bahan pertimbangan untuk diwaspadai misalnya virus worm Cult.B
dan Cult.C menyerang komputer anda dengan menggunakan e-mail, KaZaA, IRC dan
merubah registri key yang akan menyebabkan selalu diakses setiap kali system
melakukan start-up. Virus-virus ini sifatnya trojan, jadi kalau anda
terserang virus ini akan menyebabkan komputer anda dapat diremote oleh orang
lain. Virus lainnya adalah virus
Win32/Coronex.A@mm, ini adalah salah satu virus yang ditulis dengan
menggunakan bahasa pemograman lama yaitu assembly mempunyai ukuran 12Kb.
Ketika diesekusi ia akan mengkopikan dirinya pada direktori windows yang
benama ‘corona.exe’. Virus ini dibuat dengan memanfaatkan issue virus SARS,
karena SARS adalah virus yang belum ada obatnya orang menyangka bahwa virus
ini dapat menyerang melalui komputer. Jika anda menjalankan lampiran yang
diterima, virus ini akan melakukan perubahan-perubahan. Misalnya ia akan
merubah startup pada Internet Explorer menjadi :
http://www.who.int/csr/don/2003_04_19/en.
Win32/Lovelorn.A@mm adalah salah
satu virus worm yang berkembang secara massal melalui e-mail dan dibuat
menggunakan bahasa pemograman Borland C, dengan ukuran 103Kb. Ketika
diesekusi worm ini akan mengkopikan dirinya pada direktori Windows System
sebagai file yang bernama "netdll.dll", "kernel32.exe", "explorer.exe" dan "serscg.dll".
Virus ini masuk ke direktori sistem sebuah file html ("setup.htm") yang
berisi Visual Basic Script dan pada text form sebuah worm body. Setelah
menjalankan file-file *.EXE tersebut di atas, ia akan mematikan seluruh
applikasi program antivirus yang ditemukan olehnya.
Workshop Corporate Virus Protection 2003
Guna
meningkatkan pengertian akan ancaman virus, Vaksin.com bekerjasama dengan
Delphi Computech, Majalah chip, Tabloid PC Plus, Majalah Computer Easy dan
Majalah Info Komputer mengadakan workshop pada
tanggal 10 dan 11 Juni 2003 dengan fokus pada penanganan masalah virus yang
membandel di jaringan dan bagaimana cara menggunakan program antivirus pada
jaringan. Seperti kita ketahui, antivirus untuk melindungi jaringan berbeda
dengan antivirus yang banyak digunakan di workstation karena antivirus di
workstation tidak memiliki kemampuan auto update dari komputer lain di
jaringan dan akan menjadi fatal bagi perusahaan jika mengandalkan update
antivirus yang dilakukan secara manual. Dengan antivirus jaringan maka semua
proses update akan berjalan secara otomatis dan admin / user tidak perlu
pusing memikirkan update antivirus lagi karena setiap hari komputer server
antivirus akan melakukan update secara otomatis dan menyebarkannya ke
seluruh komputer lain dalam jaringan. Selain itu banyak fitur antivirus
jaringan yang sangat bermanfaat seperti virus Incident Messaging / Email
yang dapat dimanfaatkan untuk membuat statistik antivirus yang handal, Ndesk
yang dapat memantau dan manajemen seluruh aktivitas antivirus di jaringan
hanya dari satu komputer.
Workshop
yang hanya diadakan sekali setahun ini diadakan di Delphi Computech untuk
peserta yang terbatas (maksimal 15 orang setiap sesi, guna menjaga
efektifitas workshop) dan setiap peserta workshop akan mendapatkan satu
komputer yang terhubung ke jaringan untuk workshop. Selain itu, setiap
peserta juga mendapatkan antivirus Original Norman Virus control untuk
jaringan + update definisi dan engine selama 3 bulan dengan jumlah user
tidak terbatas. Selain mendapatkan virus removal collection dari Vaksin.com,
peserta workshop juga akan mendapatkan Sertifikat, Tabloid PC Plus, Majalah
Chip dan Majalah Computer Easy. Segera hubungi Retno di
marketing@vaksin.com untuk
mengkonfirmasi kehadiran anda sebelum 5 Juni 2003 untuk mendapatkan potongan
Rp. 50.000,-
Bagaimana keadaan virus di Indonesia pada bulan April lalu?
Ternyata ada persaingan antara virus Redlof dan Klez bersaing
ketat, dan sebenarnya untuk virus Klez telah terjadi penurunan aktivitasnya.
Kemungkinan karena Klez.H sudah "keterlaluan lama" melanglang buana di jagad
pervirusan sehingga file-file yang mengandung Klez.H yang notabene adalah
file yang dapat dieksekusi sudah diblok di mayoritas mailserver. Kenapa sih
mereka bersaing ? Ini dikarenakan cara penanganan dari ke dua virus tersebut
di atas agak berbeda sehingga memiliki kemampuan penyebaran yang berbeda
tetapi ganas juga. Kalau Klez adalah jenis virus worm sedangkan Redlof
adalah jenis virus VBS dan polymorphic. Virus ini tidak menyertakan lampiran
dalam setiap email yang diterima oleh user (berbeda dengan Klez.H). Setiap
e-mail yang diterima telah terinfeksi oleh Redlof. Ia langsung
mengesekusikan dirinya ketika email message dibaca. Virus VBS/Redlof ini
menggunakan security vulnerability pada Internet Exlorer yang dikenal
sebagai Microsoft VM ActiveX Control Vulnerability. Untuk memperbaiki
kelemahan tersebut (seperti biasa, patch tersedia tetapi jarang ada yang
mendownload apalagi menjalankannya), Microsoft telah menyediakannya dan anda
dapat mendownloadnya melalui alamat web site
http://www.microsoft.com/technet/security/bulletin/ms00-075.asp.
Dan yang harus diperhatikan ketika anda membersihkan virus tersebut,
sebaiknya anda mematikan dahulu opsi Windows Scripting Host (WSH). Karena
hal ini sangat berperan dalam penyebaran virus, hal ini sudah kami alami
ketika membersihkan virus tersebut. Setiap kali dibersihkan, akan segera
muncul kembali, karena WSH tersebut belum dimatikankan. Banyaknya
virus-virus lama masih mendominasi di dalam bulan April ini cukup berkurang.
Khususnya untuk virus ‘HTML/MIME_Exploit’ dan ‘JS/Exploit_based’, kalau
dianalisa lebih lanjut ternyata banyak sekali yang mengunjungi situs-situs
underground dan situs-situs ‘orang dewasa’.
Untuk bulan Mei 2003 ini, yang harus diwaspadai adalah
serangan virus-virus baru dengan teknik yang lebih canggih lagi. Ini pantas
diwaspadai karena pada bulan April 2003 lalu, tidak ada satu viruspun yang
mempunyai daya kerusakan menengah ataupun tinggi. Istilah kata ‘api dalam
sekam’, kita tidak tahu kapan terjadinya. Sekarang setelah Microsoft
meluncurkan sebuah system operasi yang baru dikenal sebagai Windows Server
2003, para vendor antivirus sudah mulai memperkenalkan produk-produknya yang
kompatibel dengan Windows Server 2003 tersebut. Ternyata hasil dari
pencarian di situs-situs antivirus, masih banyak vendor-vendor antivirus
yang kurang siap atau masih dalam taraf uji coba (BETA) untuk produk
antivirus mereka. Yang menjadi catatan bahwa vendor-vendor dari antvirus
Panda Software, F-Secure, Trend Micro, dan eTrust Antivirus telah
meluncurkan produk-produknya mendukung Windows Server 2K3. Untuk vendor
antivirus KAV, Ravantivirus dan lainnya masih dalam taraf pengembangan atau
versi BETA. Mungkinkah akan lahir sebuah virus baru yang mampu menyerang
system operasi yang baru tersebut. Kita tunggu saja.

Insiden virus Indonesia April 2003
-
W32/Klez.H@mm (473)
-
W32/Sircam.A@mm (376)
-
VBS/Redlof.A@mm (324)
-
JS/Exploit_based (271
-
W32/Nimda@mm (226))
-
W32/FunLove.4099 (148)
-
HTML/Mime_Exploit (141)
-
Die_Hard.K (70
-
X97M/Toraja.C (47)
-
W97M/Marker.EF (35)
Sumber, Statistik
Vaksin.com
Marcel Geminiman
teknisi2@vaksin.com
PT. Vaksincom
Gedung Rifa lt.4
Prof. Dr. Satrio
blok C4 / 6-7
Jakarta 12950
|